Adang Bahrowi: Sosok Sentral di Balik Suksesnya Musda II FERADI WPI Jawa Barat

Bandung, Kaltengnews.id – Musyawarah Daerah (Musda) II Dewan Pimpinan Daerah Federasi Advokat Republik Indonesia – World Patriotic Indonesian (FERADI WPI) Provinsi Jawa Barat menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas organisasi advokat dan paralegal di wilayah Jawa Barat. Di balik terselenggaranya kegiatan tersebut, sosok Ketua DPD FERADI WPI Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, SH., CH., CHT., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX, mendapat perhatian luas atas dedikasi dan komitmennya dalam membesarkan organisasi.
Musda II FERADI WPI Jawa Barat dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, bertempat di Aborigin Resto, Pakutandang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini akan dihadiri oleh pengurus dan anggota FERADI WPI dari berbagai daerah di Jawa Barat, serta menjadi forum strategis dalam merumuskan arah organisasi ke depan.
Ketua DPD FERADI WPI Jawa Barat, H. Adang Bahrowi Sudirman, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum XX FERADI WPI, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan Musda II merupakan bentuk pengabdian dan tanggung jawab moral sebagai seorang pemimpin organisasi.
“Saya dididik oleh Ketua Umum kami, Bapak Adv. Donny Andretti, bahwa sebagai seorang pemimpin harus menjadi teladan. Prinsip yang saya pegang bukan apa yang bisa organisasi berikan kepada saya, tetapi apa yang bisa saya berikan untuk kemajuan organisasi yang telah membesarkan saya. Saya bersyukur dipercaya banyak klien dalam menangani berbagai perkara besar, dan sebagian honorarium tersebut saya gunakan untuk penyelenggaraan Musda ini,” ujar H. Adang Bahrowi Sudirman.
Menurut keterangan panitia dan pengurus DPD FERADI WPI Jawa Barat, seluruh pembiayaan pelaksanaan Musda II, termasuk fasilitas bagi peserta dan tamu undangan, ditanggung secara pribadi oleh H. Adang Bahrowi Sudirman. Tidak hanya menyediakan konsumsi dan jamuan, peserta juga mendapatkan fasilitas penginapan tanpa dipungut biaya.
Selain itu, seluruh peserta yang hadir juga akan memperoleh atribut organisasi berupa slempang DPD FERADI WPI Jawa Barat serta kartu nama yang difasilitasi langsung oleh Ketua DPD.
Pelaksanaan Musda II FERADI WPI Jawa Barat bukan sekadar agenda pergantian kepengurusan atau penyusunan program kerja, tetapi juga menjadi momentum penguatan komitmen organisasi dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
H. Adang Bahrowi menegaskan bahwa FERADI WPI Jawa Barat berkomitmen untuk memperluas kegiatan bantuan hukum secara cuma-cuma (pro bono) bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di wilayah Jawa Barat.
“Musda kali ini diharapkan menjadi semangat baru bagi seluruh pengurus dan anggota untuk meningkatkan pelayanan bantuan hukum pro bono, memperkuat solidaritas organisasi, serta meningkatkan kualitas profesi advokat dan paralegal di Jawa Barat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum FERADI WPI, Adv. Donny Andretti, SH., S.Kom., M.Kom., C.Md., C.PFW., C.JKJ., C.MDF., C.FTAX, memberikan apresiasi terhadap semangat pengabdian yang ditunjukkan oleh jajaran DPD Jawa Barat.
“Musda ini menjadi energi baru untuk membawa FERADI WPI Jawa Barat semakin aktif dalam kegiatan sosial, bantuan hukum cuma-cuma, serta memperkuat peran advokat sebagai penegak hukum yang berpihak kepada keadilan dan masyarakat,” ujar Donny Andretti.
FERADI WPI selama ini dikenal sebagai organisasi advokat yang tidak hanya fokus pada pengembangan profesi, tetapi juga aktif dalam kegiatan sosial dan bantuan hukum. Organisasi ini juga membuka ruang bagi paralegal dan asisten advokat untuk meningkatkan kompetensi melalui berbagai kegiatan pendidikan hukum.
Berbagai program peningkatan kapasitas dilaksanakan secara rutin, termasuk webinar setiap hari Senin yang membahas berbagai bidang hukum, seperti hukum perdata, hukum pidana, perpajakan, kenotariatan, serta praktik litigasi dan non-litigasi.
Konsep pendidikan yang diterapkan FERADI WPI tidak hanya berorientasi pada teori, tetapi juga praktik lapangan, sehingga para anggota dan paralegal dapat memberikan pendampingan hukum secara profesional, baik dalam layanan pro bono maupun layanan profesional lainnya.
Selain penguatan kompetensi, FERADI WPI juga menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, etika profesi, serta keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan dalam memperjuangkan kebenaran dan keadilan.
H. Adang Bahrowi yang dikenal di lingkungan organisasi dengan julukan “Advokat Subur Jaya Jabar” mengajak seluruh anggota FERADI WPI untuk hadir dan berpartisipasi dalam Musda II.
“Acara ini terbuka bagi seluruh anggota FERADI WPI dan tidak dipungut biaya. Kami berharap Musda ini menjadi ajang silaturahmi, konsolidasi, serta memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian tersebut, Musyawarah Daerah II FERADI WPI Jawa Barat diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi organisasi, meningkatkan profesionalisme anggota, serta memperluas akses bantuan hukum bagi masyarakat yang membutuhkan di Provinsi Jawa Barat.
Redaksi: Kaltengnews.id






