Gugur Saat Berantas Narkoba, AIPTU Anumerta Yudhie Perdana Putra Diusulkan sebagai Teladan Pengabdian Bhayangkara

KATINGAN, Kaltengnews.id – Duka mendalam menyelimuti jajaran Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Polres Katingan, Kalimantan Tengah, atas gugurnya AIPTU Anumerta Yudhie Perdana Putra, S.Sos., M.AP, yang meninggal dunia saat menjalankan tugas penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Katingan.
Almarhum yang menjabat sebagai Kanit 3 Satresnarkoba Polres Katingan dikenal sebagai sosok anggota Polri yang berdedikasi tinggi, berintegritas, serta memiliki komitmen kuat dalam upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Kabupaten Katingan.
Berdasarkan informasi yang beredar dan berbagai pernyataan belasungkawa dari sejumlah pihak, peristiwa gugurnya almarhum terjadi saat pelaksanaan operasi penegakan hukum terhadap dugaan jaringan peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Katingan. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan pengembangan terkait rangkaian peristiwa tersebut.
Kehilangan AIPTU Anumerta Yudhie Perdana Putra tidak hanya menjadi duka bagi keluarga besar Polres Katingan, tetapi juga masyarakat Kalimantan Tengah yang menaruh harapan besar terhadap upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika.
Dalam pernyataan belasungkawanya, berbagai elemen masyarakat menilai pengabdian almarhum merupakan bentuk nyata keberanian seorang aparat negara dalam menjalankan amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Pengabdian almarhum adalah cerminan keberanian, integritas, dan kesetiaan terhadap negara. Jasa dan pengorbanannya akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjuangan melawan kejahatan narkotika,” demikian salah satu pernyataan belasungkawa yang disampaikan berbagai elemen masyarakat dan organisasi kemasyarakatan di Kalimantan Tengah.
Media Online Kaltengnews.id melalui Pimpinan Redaksi Indra Gunawan turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya anggota Polri tersebut.
“Kami keluarga besar Kaltengnews.id menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya AIPTU Anumerta Yudhie Perdana Putra, S.Sos., M.AP. Almarhum telah menunjukkan dedikasi, keberanian, dan pengabdian terbaiknya bagi bangsa dan negara dalam upaya pemberantasan narkotika. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Indra Gunawan, Pimpinan Redaksi Kaltengnews.id.
Peristiwa gugurnya AIPTU Anumerta Yudhie Perdana Putra menjadi pengingat bahwa perang terhadap narkotika masih menjadi tantangan serius yang dihadapi aparat penegak hukum. Pengorbanan almarhum diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh anggota kepolisian untuk terus menjalankan tugas dengan profesionalisme, keberanian, dan dedikasi tinggi.
Almarhum AIPTU Anumerta Yudhie Perdana Putra, S.Sos., M.AP lahir pada 8 April 1986 dan wafat pada 2 Juli 2026. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan sejawat, dan masyarakat yang mengenalnya.
“Selamat jalan, Pejuang Bhayangkara. Jasa dan pengabdianmu untuk negeri akan selalu dikenang.”
(Red/Kaltengnews.id)






