Mutasi Besar di Polda Kalteng, Enam Pejabat Utama dan Lima Kapolres Berganti

Mutasi Besar di Polda Kalteng, Enam Pejabat Utama dan Lima Kapolres Berganti

PALANGKA RAYA – Kepolisian Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan mutasi jabatan secara besar-besaran di lingkungan Polri. Di wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah, sebanyak enam pejabat utama dan lima kapolres resmi mengalami pergantian jabatan berdasarkan Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada akhir Juni 2026.

Pergantian tersebut merupakan bagian dari kebijakan pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta penguatan kinerja institusi kepolisian dalam menghadapi dinamika tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Mutasi kali ini menyentuh sejumlah jabatan strategis di tingkat Polda hingga kepemimpinan di wilayah kabupaten.

Adapun enam pejabat utama Polda Kalimantan Tengah yang mengalami pergantian meliputi posisi Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda), Kepala Biro Perencanaan (Karorena), Kepala Biro SDM (Karo SDM), Kepala Biro Logistik (Karolog), Komandan Satuan Brimob (Dansatbrimob), serta Kepala Bidang Hukum (Kabidkum).

Posisi Irwasda Polda Kalteng kini dijabat oleh Kombes Pol Djoko Susilo yang sebelumnya bertugas di Polda Aceh, menggantikan Kombes Pol Benny Ganda Sudjana. Sementara itu, jabatan Karorena dipercayakan kepada Kombes Pol Susilo Setiawan, sedangkan Karo SDM diemban oleh Kombes Pol Adewira Negara Siregar. Jabatan Karolog kini diisi Kombes Pol Elijas Hendrajana dan Dansatbrimob dipercayakan kepada Kombes Pol Dieno Hendro Widodo. Untuk posisi Kabidkum, AKBP Jovan R. Sumual resmi menggantikan pejabat sebelumnya yang mendapat penugasan baru di Mabes Polri.

Baca Juga :  PT Asmin Koalindo Tuhup Terseret Kasus Korupsi BBM Rp486 Miliar, Polri Tetapkan Empat Tersangka

Selain pejabat utama, mutasi juga menyasar lima kepala kepolisian resor di jajaran Polda Kalimantan Tengah. Pergantian tersebut terjadi di Polres Gunung Mas, Polres Kapuas, Polres Kotawaringin Barat, Polres Lamandau, dan Polres Murung Raya. Menariknya, dua jabatan kapolres kini dipercayakan kepada perwira polisi wanita (Polwan), yakni di Kabupaten Gunung Mas dan Kapuas.

Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Budi Rachmat, menegaskan bahwa mutasi merupakan mekanisme rutin dalam organisasi Polri yang bertujuan meningkatkan profesionalisme dan kapasitas personel.

“Mutasi merupakan hal yang biasa dalam rangka penyegaran organisasi, pembinaan karier, serta untuk menambah pengalaman personel,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Rotasi besar-besaran ini diharapkan mampu memperkuat soliditas internal Polda Kalimantan Tengah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan, penegakan hukum, dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Bumi Tambun Bungai. Dengan hadirnya sejumlah pejabat baru, publik menaruh harapan adanya penguatan kinerja kepolisian yang lebih profesional, responsif, dan adaptif terhadap tantangan keamanan daerah.(red/ig)

Admin

Tinggalkan Balasan