MUD Tegaskan Komitmen Angkat Martabat Dayak

KALIMANTAN TENGAH – Badan Hukum Perkumpulan Mangatang Utus Dayak (MUD) menegaskan komitmennya untuk menjadi wadah pemersatu sekaligus memperkuat peran masyarakat Dayak dalam menjaga adat, budaya, kehormatan serta meningkatkan harkat dan martabat masyarakat Dayak di tengah perkembangan zaman.
Komitmen tersebut tercermin dalam spanduk organisasi MUD yang memuat struktur kepengurusan dan sejumlah landasan hukum yang menjadi pijakan organisasi. Dalam spanduk tersebut tercantum Robi Yansah sebagai Ketua Umum, Ariya Kusuma Dinata sebagai Wakil, Ranyan sebagai Sekretaris, dan Suparman sebagai Bendahara.
Ketua Umum MUD, Robi Yansah, menekankan bahwa keberadaan organisasi diarahkan untuk membangun persatuan serta mendorong masyarakat Dayak agar semakin maju tanpa meninggalkan akar budaya dan nilai-nilai leluhur.
“MUD hadir untuk memperkuat persatuan dan bersama-sama mengangkat harkat serta martabat masyarakat Dayak. Adat dan budaya harus tetap kita jaga, sementara generasi Dayak juga harus maju, berpendidikan, mandiri dan mampu mengambil bagian dalam pembangunan,” ujar Robi Yansah.*
Menurutnya, perjuangan mengangkat martabat masyarakat Dayak tidak hanya berkaitan dengan pelestarian adat dan budaya. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, pendidikan generasi muda, penguatan ekonomi masyarakat serta kepedulian sosial juga menjadi bagian penting yang perlu diperjuangkan secara bersama-sama.
MUD juga mendorong setiap langkah organisasi dilakukan secara damai, bermartabat dan berlandaskan ketentuan hukum. Semangat persatuan tersebut diharapkan mampu memperkuat solidaritas masyarakat tanpa menciptakan sekat dengan kelompok masyarakat lainnya.
Nilai-nilai kearifan lokal, termasuk semangat Huma Betang, menjadi salah satu landasan moral dalam membangun kehidupan yang menjunjung kebersamaan, toleransi, saling menghormati dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.
Robi juga menekankan pentingnya memberikan ruang lebih besar kepada generasi muda Dayak untuk berkembang dan berkontribusi di berbagai bidang.
“Kita ingin generasi Dayak memiliki kebanggaan terhadap identitasnya, tetapi pada saat yang sama memiliki kemampuan dan kualitas untuk bersaing di tingkat daerah, nasional bahkan internasional. Kemajuan dan pelestarian budaya harus berjalan bersama,” katanya.*
Melalui keberadaan MUD, organisasi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah komunikasi, konsolidasi dan penyampaian aspirasi masyarakat sekaligus mendorong kegiatan sosial, budaya, pendidikan serta pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat nyata.
Dengan mengusung semangat “Utus Dayak Bermartabat, Berbudaya dan Berdaya”, MUD menyatakan ingin berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat Dayak yang semakin maju, mandiri, bersatu dan dihormati, tanpa meninggalkan identitas serta warisan budaya leluhur.






