LANN Perkuat PBN di Kalimantan Tengah

LANN Perkuat PBN di Kalimantan Tengah

Kalimantan Tengah — Lembaga Anti Narkotika Nasional (LANN) menegaskan komitmennya memperkuat pelaksanaan program Penanggulangan Bahaya Narkoba (PBN) di Kalimantan Tengah. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan pencegahan penyalahgunaan narkoba, mendukung proses pemulihan korban, serta memperkuat pengamanan melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

Ketua Umum LANN Pusat menegaskan bahwa LANN merupakan lembaga nasional independen yang memiliki perhatian khusus terhadap upaya penanggulangan bahaya narkoba secara menyeluruh, bukan hanya melalui aspek pencegahan, tetapi juga pemulihan dan pengamanan.

“Ringkasnya, LANN merupakan lembaga nasional independen yang konsen pada pelaksanaan program Penanggulangan Bahaya Narkoba (PBN), meliputi pencegahan, pemulihan atau penyehatan, dan pengamanan,” ujar Ketua Umum LANN Pusat.

Menurut LANN, persoalan narkoba tidak dapat ditangani secara parsial. Pencegahan harus dilakukan secara masif melalui edukasi dan peningkatan kesadaran masyarakat, khususnya di lingkungan keluarga, sekolah, kampus, tempat kerja, hingga komunitas masyarakat.

Pada sisi lain, masyarakat yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba membutuhkan pendekatan pemulihan atau penyehatan yang tepat agar dapat kembali menjalani kehidupan secara sehat dan produktif. Sementara terhadap dugaan peredaran gelap maupun tindak pidana narkotika, LANN mendorong masyarakat untuk menyampaikannya kepada aparat dan instansi yang memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan sesuai ketentuan hukum.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Gelar Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga dan Ringankan Beban Masyarakat

Perkuat Gerakan Antinarkoba di Kalteng

Penguatan program PBN di Kalimantan Tengah juga diarahkan untuk membangun gerakan antinarkoba yang lebih luas dengan melibatkan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, BNN, institusi pendidikan, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, serta generasi muda.

LANN menilai keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempersempit ruang gerak peredaran narkoba. Edukasi sejak dini serta keberanian masyarakat dalam melaporkan dugaan aktivitas peredaran narkotika kepada pihak berwenang dinilai perlu terus diperkuat.

Bagi LANN, perang melawan narkoba bukan sekadar slogan. Program penanggulangan harus diwujudkan melalui langkah konkret dan berkelanjutan dengan mengedepankan pencegahan, pemulihan, serta pengamanan sebagai bagian yang saling berkaitan.

Penguatan jaringan dan program LANN di Kalimantan Tengah diharapkan dapat ikut membangun ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkotika sekaligus melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

LANN juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kalimantan Tengah untuk tidak memberi ruang terhadap peredaran gelap narkotika dan bersama-sama membangun lingkungan yang sehat, aman, produktif, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Redaksi 2