Skuad Iran Diizinkan Masuk AS Hanya Saat Hari Pertandingan Piala Dunia 2026

KALTENGNEWS.ID – Tim nasional Iran dikabarkan akan memperoleh izin khusus untuk memasuki wilayah Amerika Serikat hanya pada hari pertandingan mereka dalam ajang Piala Dunia 2026. Kebijakan tersebut disebut sebagai bagian dari pengaturan khusus yang berkaitan dengan hubungan diplomatik dan kebijakan imigrasi Amerika Serikat terhadap Iran.
Mengutip laporan yang disiarkan kantor berita Iran, IRNA, dan dilaporkan oleh Antara, skuad Iran tetap diperbolehkan mengikuti seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Namun, akses masuk ke wilayah AS disebut akan dibatasi hanya pada waktu yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan pertandingan.
Kebijakan tersebut muncul di tengah ketegangan hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran yang telah berlangsung selama beberapa dekade. Meski demikian, penyelenggara Piala Dunia 2026 bersama otoritas terkait tetap berupaya memastikan seluruh negara peserta dapat mengikuti kompetisi sesuai ketentuan FIFA.
Iran menjadi salah satu negara yang telah memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia 2026 setelah menunjukkan performa konsisten pada babak kualifikasi zona Asia. Kehadiran mereka di turnamen empat tahunan itu dinilai penting untuk menjaga prinsip inklusivitas dalam sepak bola internasional.
Hingga saat ini, FIFA belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait rincian mekanisme perjalanan dan akomodasi tim Iran selama menjalani pertandingan di wilayah Amerika Serikat. Namun, berbagai pihak berharap penyelenggaraan Piala Dunia 2026 tetap berjalan lancar tanpa hambatan yang dapat memengaruhi jalannya kompetisi.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta dan diselenggarakan secara bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Redaksi: Berita ini disusun berdasarkan informasi yang telah dipublikasikan oleh Antara dan sumber resmi terkait. Apabila terdapat perkembangan terbaru atau klarifikasi dari pihak berwenang, informasi akan diperbarui sesuai kaidah jurnalistik dan Kode Etik Pers.






