Perempuan di Pangkalan Banteng Dibakar, Pelaku Diburu Polisi

Perempuan di Pangkalan Banteng Dibakar, Pelaku Diburu Polisi

PANGKALAN BANTENG, Kaltengnews.id – Aparat kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap seorang pria berinisial SR yang diduga melakukan tindak kekerasan berat terhadap mantan istri sirinya, SJ, di Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.

Peristiwa yang menggegerkan warga tersebut terjadi di kawasan JR Black Cafe & Resto, Jalan Ahmad Yani Km 63, Desa Karang Mulya, Sabtu (14/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Korban yang bekerja sebagai penjaga angkringan mengalami luka bakar serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber di lokasi kejadian, korban saat itu sedang melayani pembeli di warung angkringan tempatnya bekerja. Situasi yang awalnya berlangsung normal berubah menjadi mencekam ketika seorang pria yang diduga mantan suami siri korban datang ke lokasi.

Menurut keterangan saksi, kedatangan pelaku sempat memicu percekcokan dengan korban. Adu mulut yang terjadi diduga berujung pada aksi kekerasan yang menyebabkan korban mengalami luka bakar di sebagian besar tubuhnya.

Afifa, keponakan pemilik angkringan yang berada di lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa pelaku diduga datang membawa bahan bakar sebelum melakukan aksinya.

“Ada laki-laki datang membawa Pertamax lalu menyiramkan ke korban, kemudian membakar menggunakan korek api dan langsung kabur,” ujar Afifa sebagaimana dikutip dari laporan Detikcom.

Korban yang tubuhnya terbakar sempat berteriak meminta pertolongan. Warga dan pengunjung yang berada di sekitar lokasi segera berupaya memadamkan api serta memberikan bantuan darurat sebelum korban dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat.

Korban awalnya mendapat penanganan medis di Puskesmas Karang Mulya. Namun karena kondisi luka bakar yang cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Hanau guna memperoleh penanganan medis yang lebih intensif.

Polisi Lakukan Pengejaran

Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Theodorus Priyo Santosa melalui Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Agung membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan sekaligus memburu terduga pelaku yang melarikan diri usai kejadian.

“Benar, kami masih melakukan pengejaran terhadap mantan suami korban yang diduga melakukan aksi tersebut. Korban saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Hanau,” kata Iptu Agung.

Menurutnya, penyidik masih mengumpulkan sejumlah keterangan saksi dan alat bukti untuk mengungkap secara utuh kronologi maupun motif yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Baca Juga :  ESDM Setujui 664 RKAB Minerba hingga Juni 2026, Pemerintah Perkuat Kendali Produksi dan Hilirisasi Nasional

Selain memeriksa saksi-saksi di lokasi, kepolisian juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kejadian. Rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi juga tengah dianalisis guna memperkuat proses penyelidikan.

Motif Masih Didalami

Hingga saat ini, polisi belum menyimpulkan motif pasti di balik dugaan tindak pidana tersebut. Namun berdasarkan informasi awal yang diperoleh penyidik, aksi itu diduga berkaitan dengan persoalan pribadi antara pelaku dan korban yang sebelumnya pernah menjalani hubungan rumah tangga siri.

Sejumlah informasi yang berkembang menyebutkan adanya dugaan rasa cemburu dan ketidakterimaan pelaku atas berakhirnya hubungan dengan korban. Meski demikian, aparat kepolisian menegaskan bahwa seluruh dugaan tersebut masih dalam tahap pendalaman.

Penyidik juga belum dapat meminta keterangan langsung dari korban karena kondisi kesehatan yang masih memerlukan penanganan medis intensif.

Kondisi Korban Memprihatinkan

Informasi sementara yang diperoleh dari sumber kepolisian menyebutkan korban mengalami luka bakar cukup berat di sebagian besar tubuhnya. Persentase luka bakar disebut mencapai sekitar 80 persen sehingga membutuhkan perawatan khusus dan pengawasan medis secara ketat.

Kondisi tersebut membuat proses pemeriksaan terhadap korban belum dapat dilakukan secara maksimal. Polisi menunggu perkembangan kesehatan korban sebelum mengambil keterangan resmi guna melengkapi berkas penyelidikan.

Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena terjadi di tempat usaha yang berada di kawasan ramai dan sempat disaksikan sejumlah warga. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan terduga pelaku agar segera melapor kepada pihak berwenang.

Pengejaran terhadap SR masih terus dilakukan. Polisi memastikan proses hukum akan dijalankan sesuai ketentuan yang berlaku untuk mengungkap secara tuntas kasus tersebut dan memberikan kepastian hukum bagi korban maupun keluarga.

Editor: Redaksi Kaltengnews.id
Sumber: Keterangan saksi di lokasi, informasi kepolisian, dan laporan Detikcom.
Catatan Redaksi: Identitas korban ditulis secara terbatas untuk melindungi privasi korban sesuai prinsip Kode Etik Jurnalistik.

Admin

Tinggalkan Balasan