Matahari Memerah, Kabut Asap Selimuti Palangka Raya

Matahari Memerah, Kabut Asap Selimuti Palangka Raya

PALANGKA RAYA — Fenomena matahari tampak berwarna merah menyala terlihat di langit Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat (21/8/2026). Kondisi tersebut terjadi ketika kabut asap menyelimuti wilayah akibat aktivitas kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemandangan matahari berwarna kemerahan terlihat cukup jelas di antara kepungan asap. Fenomena tersebut menjadi perhatian warga karena terjadi bersamaan dengan memburuknya kondisi udara akibat kabut asap.

Laporan CNN Indonesia menyebutkan asap karhutla memengaruhi kualitas udara di Palangka Raya dan membuat matahari tampak berwarna merah.

Fenomena tersebut secara visual terjadi karena partikel asap di atmosfer memengaruhi cahaya matahari yang sampai ke permukaan. Namun, kondisi ini tidak dapat dijadikan satu-satunya indikator tingkat bahaya kualitas udara.

Di tengah kondisi tersebut, penanganan karhutla di Kalimantan terus menjadi perhatian. Pemerintah dan berbagai unsur di lapangan masih melakukan upaya pemadaman serta pengendalian kebakaran di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Dr Ari Yunus Hendrawan Kecam Itjen: “Jika Tak Mampu, Silakan Mundur!”

Anggota Komisi IV DPR RI Daniel Johan bahkan mendesak pemerintah mempertimbangkan penetapan karhutla di Kalimantan sebagai bencana nasional.

Sementara itu, pemerintah juga diminta mempercepat penanganan secara terpadu. Anggota Komisi IX DPR RI Mariana menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor untuk mengendalikan penyebaran api sekaligus melindungi masyarakat dari dampak asap.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan harus dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi,” tegas Mariana.

Kondisi kabut asap juga menjadi perhatian dari sisi kesehatan. Masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan warga dengan gangguan pernapasan, diimbau membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk.

Fenomena matahari merah di Palangka Raya menjadi gambaran nyata dampak kabut asap yang kembali menyelimuti wilayah tersebut. Penanganan titik api dan pencegahan meluasnya karhutla menjadi langkah penting untuk memulihkan kualitas udara dan menjaga keselamatan masyarakat.

Sumber: CNN Indonesia dan Kaltengnews.id.

Redaksi 2