Kapolres dan Wabup Kotim Turun Langsung Padamkan Karhutla

Kapolres dan Wabup Kotim Turun Langsung Padamkan Karhutla

SAMPIT, KALTENGNEWS.ID – Kapolres Kotawaringin Timur (Kotim) AKBP Resky Maulana Zulkarnain bersama Wakil Bupati Kotim Irawati turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan MT Haryono Barat, Kota Sampit, Senin (10/8/2026). Keduanya ikut dalam upaya pemadaman bersama tim gabungan.

Penanganan karhutla melibatkan unsur Polri, TNI, BPBD Kotim, Satgas Karhutla, pemerintah kecamatan dan kelurahan serta unsur terkait lainnya. Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam dan Wakil Koordinator III Satgas Karhutla Kotim Rihel juga terlibat dalam kegiatan tersebut.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengatakan penanganan kebakaran membutuhkan kolaborasi lintas instansi mengingat titik panas tersebar di sejumlah wilayah Kotawaringin Timur.

“Hotspot di Kotim cukup banyak dan terbagi di beberapa desa dan kecamatan,” kata Resky.

Menurut Resky, Polres Kotim akan memperkuat personel di sejumlah lokasi yang membutuhkan penanganan. Selain pemadaman, kepolisian tetap melakukan langkah pencegahan, sosialisasi serta penegakan hukum terhadap dugaan pembakaran lahan.

Kepolisian mencatat lokasi kebakaran yang telah dipasangi garis polisi bertambah dari sebelumnya 15 titik menjadi 18 titik. Lokasi tersebut tersebar di sejumlah kecamatan, dengan beberapa wilayah yang menjadi perhatian antara lain Kecamatan Seranau, Kota Besi dan kawasan Baamang Hulu.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng Catat 298 Kasus, Kabut Asap Ganggu Penerbangan

Penyebab kebakaran di sejumlah titik masih dalam proses pemeriksaan. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya unsur kesengajaan melalui olah tempat kejadian perkara. Sementara itu, fokus tim gabungan di lapangan tetap diarahkan pada pemadaman dan pendinginan untuk mencegah api kembali menyala dan meluas.

Dalam penanganan kasus karhutla, Polres Kotim juga telah menetapkan satu orang sebagai tersangka. Penegakan hukum tersebut menjadi bagian dari langkah kepolisian dalam menangani dugaan pembakaran lahan.

Wakil Bupati Kotim Irawati mengapresiasi personel gabungan yang terus berjibaku di lapangan. Ia menilai sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, pemadam kebakaran dan seluruh unsur terkait sangat penting untuk mencegah kebakaran semakin meluas.

Irawati juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca kering serta tidak membuka lahan dengan cara membakar.

“Mari kita jaga Kotawaringin Timur bersama. Jangan membuka lahan dengan cara membakar,” tegas Irawati.

Pemkab Kotim bersama TNI-Polri, BPBD dan unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan penanganan terhadap titik-titik kebakaran. Langkah pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat juga diperkuat guna menekan munculnya titik api baru di wilayah Kotawaringin Timur.

Redaksi 2