Jalur Sepeda Palangka Raya Dapat Dukungan, Dinilai Tingkatkan Keselamatan dan Wajah Kota

Jalur Sepeda Palangka Raya Dapat Dukungan, Dinilai Tingkatkan Keselamatan dan Wajah Kota

PALANGKA RAYA, Kaltengnews.id – Kehadiran jalur khusus sepeda di sejumlah ruas jalan utama Kota Palangka Raya mulai mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya kalangan pesepeda. Program yang digagas Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) itu dinilai tidak hanya meningkatkan keselamatan pengguna sepeda, tetapi juga memperkuat citra Palangka Raya sebagai kota modern yang ramah lingkungan.

Penataan jalur sepeda yang saat ini terlihat di kawasan Bundaran Besar, Jalan Imam Bonjol, Jalan Panjaitan hingga Jalan Brigjen Katamso tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan ruang publik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

Ketua Komunitas Hakumpul Seli (Hasi) Palangka Raya, Noriko Yunanto, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah pemerintah yang mulai memberikan perhatian terhadap kebutuhan pesepeda di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.

Menurutnya, keberadaan jalur khusus sepeda menjadi simbol bahwa sebuah kota memiliki kepedulian terhadap mobilitas yang sehat, aman, dan berkelanjutan.

“Keberadaan jalur sepeda merupakan etalase sebuah kota yang ramah terhadap pesepeda. Ini menjadi langkah maju yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Noriko menilai fasilitas tersebut dapat mendorong masyarakat untuk lebih aktif menggunakan sepeda dalam aktivitas sehari-hari maupun olahraga. Selain berdampak pada kesehatan masyarakat, penggunaan sepeda juga berkontribusi mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan bermotor serta membantu menekan emisi lingkungan.

Ia menambahkan, keberadaan jalur sepeda sebenarnya sejalan dengan amanat peraturan perundang-undangan, di antaranya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan. Karena itu, pembangunan infrastruktur pendukung bagi pesepeda merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak pengguna jalan yang harus mendapatkan perlindungan dan keselamatan.

Dukungan serupa juga datang dari pesepeda lainnya, Didi Faturahman. Ia menilai jalur khusus tersebut tidak hanya bermanfaat bagi komunitas olahraga sepeda, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang lebih luas, terutama bagi pelajar yang menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi menuju sekolah.

Baca Juga :  BGN Buka Peluang Kantin Sekolah Menjadi Dapur Program MBG di Daerah 3T

Menurut Didi, keberadaan jalur sepeda dapat meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas karena memberikan ruang yang lebih aman bagi pengguna sepeda di tengah padatnya kendaraan bermotor.

Ia berharap pembangunan jalur sepeda dapat terus diperluas hingga menjangkau kawasan pendidikan yang memiliki tingkat lalu lintas tinggi, seperti di sekitar Jalan Achmad Yani dan sejumlah pusat aktivitas masyarakat lainnya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran sebelumnya menegaskan bahwa pembangunan jalur sepeda merupakan bagian dari upaya meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mempercantik wajah Kota Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi.

Menurut gubernur, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi sarana pendukung gaya hidup sehat masyarakat sekaligus menambah nilai estetika kawasan perkotaan.

Meski demikian, proyek jalur sepeda sempat menjadi perhatian publik setelah muncul kritik terkait kualitas pengecatan jalur yang dinilai kurang maksimal. Sejumlah elemen masyarakat bahkan meminta adanya evaluasi dan keterbukaan terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Menyikapi hal itu, pemerintah provinsi telah melakukan pembenahan dan meminta perangkat daerah terkait melakukan perbaikan agar hasil pekerjaan sesuai harapan masyarakat.

Pantauan di lapangan menunjukkan pengerjaan dan penyempurnaan jalur sepeda masih terus dilakukan di beberapa titik. Jalur yang telah tersedia kini mulai dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berolahraga maupun aktivitas harian.

Pengamat tata kota menilai keberadaan jalur sepeda merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan kota berkelanjutan. Infrastruktur ramah pesepeda tidak hanya meningkatkan kualitas transportasi perkotaan, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan yang sehat, aman, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan.

Dengan semakin berkembangnya fasilitas publik yang mendukung mobilitas non-motorized transport, Palangka Raya berpeluang memperkuat posisinya sebagai kota yang mengedepankan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung program pembangunan perkotaan yang berwawasan lingkungan. (ig)

Admin

Tinggalkan Balasan