Hartany Soekarno, Jejak Panjang Tokoh Pers Kalteng

Dari Reporter Televisi, Mentor Jurnalis hingga Dewan Pembina Pers Kalteng
PALANGKA RAYA, Kaltengnews.id — Di tengah perubahan wajah media dari televisi menuju era digital, nama Hartany Soekarno tetap menjadi bagian dari perjalanan panjang pers Kalimantan Tengah.
Hartany mengawali kiprahnya sebagai Reporter Televisi Pendidikan Indonesia (TPI), Kontributor Kalimantan Tengah. Kariernya kemudian berlanjut sebagai Kontributor LaTV, yang selanjutnya berubah kepemilikan dan dikenal sebagai TV One.
Pengalaman sebagai reporter televisi membawanya bersentuhan langsung dengan berbagai peristiwa, narasumber, dan persoalan masyarakat. Dari perjalanan panjang itu, Hartany kemudian dikenal sebagai salah satu senior pers yang turut membimbing generasi jurnalis Kalteng.
Pimpinan Redaksi Kaltengnews.id, Indra Gunawan, termasuk yang merasakan peran tersebut.
“Sosok Abang Hartany adalah mentor terbaik kami dan juga merupakan sosok guru dalam mendalami seorang jurnalis,” kata Indra.
Menurut Indra, pengalaman Hartany bukan hanya tentang teknik jurnalistik, tetapi juga bagaimana seorang wartawan membaca persoalan sebelum mengolahnya menjadi berita.
Tetap Mengikuti Persoalan Publik
Di usianya sekarang, Hartany masih mengikuti berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.
Antrean BBM, pemadaman listrik hingga karhutla menjadi sejumlah isu yang mendapat perhatian dan kritik darinya.
Khusus karhutla, perhatian tersebut berkaitan dengan dampaknya terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat Kalteng. Kritik terhadap persoalan publik menjadi bagian dari sikap Hartany yang hingga kini masih mengikuti dinamika daerah.
Tetap Berada di Lingkaran Dunia Pers
Aktivitas Hartany di dunia jurnalistik juga belum sepenuhnya ditinggalkan.
Saat ini, ia dipercaya sebagai Dewan Pembina Ikatan Jurnalistik Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Tengah. Posisi tersebut menempatkannya tetap berada dalam lingkungan organisasi profesi yang memiliki keterkaitan erat dengan perjalanan jurnalistik televisi di daerah.
Selain itu, Hartany juga dipercaya sebagai Dewan Pembina tetap Media Online Kaltengnews.id.
Bagi Kaltengnews.id, keberadaan Hartany sebagai Dewan Pembina bukan sekadar struktur organisasi. Pengalaman panjangnya di dunia jurnalistik menjadi bagian dari ruang pembelajaran dan pertukaran pandangan bagi redaksi.
Menyaksikan Pers Berganti Zaman
Hartany merupakan bagian dari generasi jurnalis yang bekerja ketika televisi menjadi salah satu medium utama pemberitaan.
Kini, ia menyaksikan pers bergerak menuju portal berita, media sosial dan distribusi informasi secara real time.
Perubahan teknologi telah mengubah cara berita diproduksi dan dikonsumsi. Namun pengalaman yang ditempa dari lapangan tetap menjadi pengetahuan yang relevan bagi generasi jurnalis berikutnya.
Jejak yang Diteruskan
Perjalanan Hartany Soekarno tidak berhenti pada masa ketika ia aktif sebagai reporter televisi. Jejaknya berlanjut melalui hubungan dengan wartawan generasi berikutnya, organisasi profesi, serta perannya dalam pembinaan media.
Bagi Indra Gunawan, Hartany memiliki tempat tersendiri sebagai mentor dan guru dalam memahami profesi jurnalistik.
Kini, dari posisi Dewan Pembina IJTI Kalimantan Tengah dan Dewan Pembina tetap Kaltengnews.id, pengalaman tersebut mendapat ruang untuk terus dibagikan.
Dari reporter televisi hingga menjadi pembina, perjalanan Hartany Soekarno menjadi bagian dari dinamika panjang pers Kalteng—sebuah perjalanan yang terus bersambung melalui generasi jurnalis yang datang setelahnya. (ig)
Kaltengnews.id — Aktual • Cepat • Terpercaya.






