DPD PERPEDAYAK Kapuas Salurkan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

DPD PERPEDAYAK Kapuas Salurkan Bantuan untuk Penanganan Karhutla

KAPUAS – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PERPEDAYAK Kabupaten Kapuas menyalurkan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.

Bantuan tersebut diserahkan langsung di Posko BPBD Kabupaten Kapuas, Rabu pagi (14/10/2026), berupa 2.300 masker, 1.300 botol air mineral, dan 1.000 roti untuk mendukung kebutuhan petugas yang terlibat dalam penanganan Karhutla di lapangan.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua DPD PERPEDAYAK Kapuas yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Ormas Kebangsaan Kapuas, Timotius Mahar, S.E.

Timotius mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap para petugas yang bekerja dalam penanganan Karhutla.

“Jangan melihat dari bentuk bantuan atau jumlah barang yang diberikan. Ini adalah bentuk kepedulian PERPEDAYAK dalam membantu para personel yang bekerja menangani Karhutla,” kata Timotius Mahar yang akrab disapa Ebeb.

Baca Juga :  Karhutla Sungai Tendang Belum Padam, Petugas Intensifkan Pendinginan

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan para personel, khususnya dalam menjaga kesehatan dan stamina selama menjalankan tugas di lapangan.

Ia menambahkan, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan dan kepedulian berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah, petugas, organisasi kemasyarakatan dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan maupun penanganan kebakaran hutan dan lahan.

DPD PERPEDAYAK Kapuas melalui kegiatan tersebut berharap dapat memberikan dukungan nyata kepada personel yang berada di lapangan sekaligus mendorong kepedulian bersama terhadap penanganan Karhutla di Kabupaten Kapuas.

“Kami mengapresiasi seluruh petugas yang terus bekerja dalam penanganan Karhutla. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan menjadi bagian dari semangat bersama dalam menjaga masyarakat serta lingkungan dari dampak Karhutla,” pungkas Timotius.

(Red)

Redaksi Utama