Mobil Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau

Mobil Jurnalis Hilang Saat Liput Anak Krakatau

BANTEN – Sebuah mobil milik jurnalis dilaporkan hilang saat digunakan untuk mendukung kegiatan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau di wilayah Pantai Carita, Banten.

Informasi tersebut menyebutkan, mobil berwarna biru dengan nomor polisi B 1772 WNF sebelumnya terparkir di area penginapan tempat empat jurnalis menginap. Kendaraan itu diketahui masih berada di lokasi sebelum para jurnalis melanjutkan aktivitas peliputan.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian karena kendaraan hilang ketika para jurnalis tengah menjalankan tugas jurnalistik terkait aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Salah satu jurnalis yang berada di lokasi mengatakan, kendaraan tersebut sebelumnya diparkir di area penginapan.

“Kami baru sadar mobil sudah tidak ada saat hendak melanjutkan peliputan,” ujar salah satu jurnalis.

Menurut informasi yang beredar, empat jurnalis menginap di sebuah hotel di kawasan Pantai Carita sebelum melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Mobil mereka disebut terakhir terlihat berada di area parkir penginapan.

Baca Juga :  Kejagung Setor Rp19,6 Triliun Hasil Rampasan Korupsi ke Kas Negara, Pemulihan Aset Jadi Prioritas

Hilangnya kendaraan tersebut kemudian dilaporkan untuk ditindaklanjuti. Pihak terkait diharapkan dapat melakukan penyelidikan, termasuk memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi serta meminta keterangan dari pihak penginapan dan saksi-saksi.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya aspek keamanan bagi jurnalis yang menjalankan tugas di lapangan, khususnya ketika melakukan peliputan di wilayah yang menjadi pusat perhatian publik.

Hingga berita ini ditulis, informasi mengenai keberadaan kendaraan maupun perkembangan penanganan laporan masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Catatan redaksi: Informasi mengenai kronologi dan keterangan narasumber dalam berita ini disusun berdasarkan materi yang tersedia. Detail terkait waktu kejadian, lokasi penginapan, serta proses pelaporan perlu dikonfirmasi kepada pihak kepolisian agar pemberitaan tetap akurat dan berimbang.

Redaksi 2