SPKS Desak Harga MinyaKita Tetap Stabil, Usulkan Dana BPDP Digunakan Menahan Kenaikan

SPKS Desak Harga MinyaKita Tetap Stabil, Usulkan Dana BPDP Digunakan Menahan Kenaikan

KALTENGNEWS.ID – Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS) meminta pemerintah mempertahankan harga minyak goreng rakyat merek MinyaKita agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Desakan tersebut disampaikan menyusul kekhawatiran adanya potensi kenaikan harga yang dapat berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat.

SPKS menilai stabilitas harga MinyaKita merupakan faktor penting dalam menjaga akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok, khususnya minyak goreng.

Organisasi petani sawit itu juga mengusulkan agar dana yang dikelola Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dapat dimanfaatkan untuk membantu menahan lonjakan harga di pasar domestik.

Ketua Umum SPKS menyampaikan bahwa dana yang bersumber dari sektor perkebunan sawit semestinya tidak hanya digunakan untuk program pengembangan industri, tetapi juga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui kebijakan stabilisasi harga pangan berbasis sawit.

Menurut SPKS, langkah tersebut dinilai dapat menjadi salah satu solusi untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan petani, industri, dan konsumen. Dengan harga yang tetap terjangkau, masyarakat dapat memperoleh minyak goreng sesuai kebutuhan tanpa terbebani kenaikan harga yang signifikan.

Baca Juga :  Pisah Sambut Kakanwil Pemasyarakatan Kalteng, Wagub Tekankan Penguatan Sinergi dan Kolaborasi Antarinstansi

Di sisi lain, pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan dan distribusi minyak goreng rakyat melalui berbagai kebijakan. Stabilitas harga dan pasokan menjadi perhatian utama mengingat minyak goreng merupakan salah satu komoditas strategis yang berpengaruh terhadap inflasi dan konsumsi rumah tangga.

Pengamat ekonomi menilai setiap usulan terkait pemanfaatan dana BPDP perlu dikaji secara menyeluruh agar tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku dan tidak mengganggu program prioritas lainnya. Namun demikian, langkah menjaga harga kebutuhan pokok tetap terjangkau dinilai penting dalam mendukung stabilitas ekonomi nasional.

Hingga saat ini, pemerintah belum mengumumkan keputusan resmi terkait usulan pemanfaatan dana BPDP untuk menjaga harga MinyaKita.

Meski demikian, aspirasi yang disampaikan SPKS menjadi bagian dari masukan yang dapat dipertimbangkan dalam penyusunan kebijakan sektor sawit dan pangan ke depan.(ig)

Admin