Wapres Gibran Dijadwalkan ke Kalteng, Penanganan Karhutla Jadi Perhatian

Wapres Gibran Dijadwalkan ke Kalteng, Penanganan Karhutla Jadi Perhatian
Gambar: Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI

PALANGKA RAYA, Kaltengnews.id – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah, Kamis (10/9/2026). Salah satu agenda yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut adalah melihat langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Informasi mengenai rencana kedatangan Wapres tersebut diterima Pemerintah Provinsi Kalteng pada Rabu (9/9/2026). Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyebut kunjungan Gibran merupakan bagian dari rangkaian kunjungan ke sejumlah provinsi di Kalimantan.

“Besok rencana Pak Wapres mau melakukan kunjungan ke beberapa provinsi di wilayah Kalimantan. Salah satunya Kalimantan Tengah,” kata Edy, Rabu (9/9/2026). (detikcom)

Menurut Edy, kehadiran Wapres juga berkaitan dengan fungsi pengawasan pemerintah pusat terhadap upaya pengendalian karhutla di daerah. Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BNPB, BPBD, relawan dan unsur terkait saat ini terus memperkuat pemadaman serta pencegahan agar api tidak meluas.

Kunjungan Wapres berlangsung ketika Kalteng masih berada dalam periode tanggap darurat karhutla, yang ditetapkan mulai 31 Agustus hingga 29 September 2026. Kebijakan tersebut diambil untuk mempercepat koordinasi, mobilisasi personel, peralatan dan sumber daya dalam menghadapi peningkatan karhutla. (Kalteng ANTARA News)

Baca Juga :  Nobar Piala Dunia, Mesin Baru Penggerak Ekonomi Daerah

Pemprov Kalteng menyatakan kondisi karhutla mulai menunjukkan perkembangan yang lebih terkendali. Namun, ancaman kebakaran masih harus diwaspadai mengingat musim kemarau masih berlangsung.

Data Posko Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 31 Agustus mencatat 2.285 kejadian karhutla dengan luasan mencapai 6.587,84 hektare. (Kalteng ANTARA News)

Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat koordinasi dengan dunia usaha. Sebanyak 325 perusahaan pemegang HGU dan PBPH dari sembilan provinsi dilibatkan dalam penguatan pencegahan dan penanganan karhutla menghadapi periode puncak karhutla 2026. (kaltenggoid)

Meski kedatangan Wapres telah dijadwalkan, Pemprov Kalteng masih menunggu kepastian mengenai lokasi dan rangkaian agenda selama berada di Bumi Tambun Bungai.

Edy mengatakan pihaknya belum memperoleh informasi secara lengkap apakah Wapres akan terlebih dahulu tiba di Palangka Raya atau langsung menuju wilayah lain yang menjadi sasaran kunjungan.

Namun, secara substansi, kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi pemerintah pusat untuk melihat perkembangan penanganan karhutla secara langsung, sekaligus memastikan koordinasi pusat dan daerah berjalan efektif.

Kaltengnews.id — Aktual • Cepat • Terpercaya

Redaksi Utama