Pemprov Kalteng Kerahkan 2.200 Masyarakat Peduli Api Cegah Karhutla

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengerahkan sebanyak 2.200 personel Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau 2026. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi meningkatnya potensi kebakaran di sejumlah wilayah rawan.
Personel MPA akan ditempatkan di berbagai kabupaten dan kota dengan fokus pada deteksi dini, patroli terpadu, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat apabila ditemukan titik api. Upaya tersebut melibatkan kolaborasi antara BPBD, TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga relawan di tingkat desa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur, Multazam, mengatakan keberadaan Masyarakat Peduli Api menjadi garda terdepan dalam mencegah meluasnya kebakaran lahan.
“MPA memiliki peran penting dalam deteksi dini dan penanganan awal. Sinergi seluruh unsur menjadi kunci agar karhutla dapat dicegah sebelum meluas,” ujar Multazam.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api di lingkungan sekitar. Langkah pencegahan dinilai lebih efektif dibandingkan penanganan setelah kebakaran meluas.
Dengan pengerahan ribuan personel MPA, pemerintah berharap risiko karhutla dapat ditekan sehingga dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, dan lingkungan dapat diminimalkan selama musim kemarau.
Sumber: BPBD Kalimantan Tengah, BPBD Kotawaringin Timur, detikKalimantan.






