Dugaan Judi Bola Guler Marak di Kenawan Sukamara

Dugaan Judi Bola Guler Marak di Kenawan Sukamara

SUKAMARA – Dugaan praktik perjudian jenis bola guler disebut kembali marak di Desa Kenawan, Kecamatan Permata Kecubung, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah. Aktivitas tersebut disebut berlangsung di kawasan yang juga dikenal sebagai lokasi hiburan malam di wilayah perbatasan Sukamara, Lamandau, dan Kotawaringin Barat.

Berdasarkan laporan yang dipublikasikan Buseronlinenews pada 29 Agustus 2026, permainan bola guler dilakukan menggunakan papan atau karpet bergambar dengan taruhan yang disebut mulai dari Rp10.000. Pemain kemudian memasang taruhan pada bagian tertentu dan menunggu bola berhenti di salah satu lubang.

Dalam laporan tersebut disebutkan, apabila bola berhenti pada titik yang dipertaruhkan, pemain dapat memperoleh pembayaran hingga beberapa kali lipat dari nilai taruhan. Aktivitas itu dikabarkan menjadi salah satu daya tarik di tengah keramaian hiburan malam.

“Praktik dugaan perjudian jenis bola guler kini kembali menggeliat, menjadi magnet penambah keramaian,” demikian laporan Buseronlinenews mengenai kondisi di lokasi.

Suasana permainan disebut semakin ramai pada malam hari. Namun, di balik keramaian tersebut terdapat risiko kerugian bagi para pemain yang kehilangan uang akibat taruhan.

Baca Juga :  Bapenda Katingan Ucapkan Dirgahayu RI ke-81

Laporan itu juga menggambarkan bahwa kekalahan dalam perjudian dapat berujung pada persoalan ekonomi dan keluarga. Pemain yang kehilangan uang disebut harus kembali menghadapi kondisi rumah tangga setelah aktivitas hiburan malam berakhir.

Munculnya kembali dugaan praktik perjudian tersebut menjadi perhatian karena aktivitas perjudian berpotensi menimbulkan dampak sosial dan ekonomi di tengah masyarakat.

Meski demikian, informasi mengenai dugaan perjudian tersebut masih memerlukan verifikasi dan penindakan dari aparat penegak hukum untuk memastikan ada tidaknya unsur tindak pidana, termasuk pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan maupun aktivitas taruhan.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari kepolisian terkait dugaan praktik perjudian bola guler di Desa Kenawan sebagaimana diberitakan tersebut.

 

Redaksi 2