Yang Kita Butuhkan Pemimpin yang Kerja, Bukan Sekadar Pandai Berpidato

Oleh: Yanto E. Saputra
Koordinator Forum Kebangsaan Kalimantan Tengah
PALANGKA RAYA — Kalimantan Tengah tidak kekurangan orang yang pandai berbicara. Banyak yang mampu menyampaikan gagasan dengan baik, berpidato dengan meyakinkan, bahkan membangun narasi yang menarik di ruang publik.
Namun, pertanyaannya sederhana: setelah pidato selesai, apa yang dikerjakan?
Bagi saya, masyarakat membutuhkan pemimpin yang tidak berhenti pada kata-kata. Pemimpin yang mau turun ke lapangan, melihat persoalan secara langsung, mendengar suara masyarakat dan kemudian bekerja mencari solusi.
Pidato itu penting, tetapi kerja nyata jauh lebih penting.
Kita membutuhkan pemimpin yang jemput bola, bukan sekadar menunggu persoalan datang ke meja pemerintahan.
Kalimantan Tengah memiliki wilayah yang luas dan tantangan pembangunan yang kompleks. Persoalan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, ekonomi masyarakat, konektivitas hingga pembangunan di wilayah pedalaman membutuhkan kepemimpinan yang hadir dan bekerja.
Karena itu, ketika masyarakat memberikan kepercayaan kepada Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, tentu ada pertimbangan mengenai pengalaman, rekam jejak dan kapasitas kepemimpinan yang dimilikinya.
Kepemimpinan tentu tidak boleh kebal terhadap kritik. Pemerintah harus tetap dikawal dan kebijakan yang kurang tepat harus disampaikan secara kritis.
Tetapi mengkritik tidak harus menjatuhkan.
Kita bisa berbeda pandangan tanpa harus bermusuhan. Kita bisa mengoreksi tanpa menghina. Kita bisa mengawal pemerintahan tanpa menghambat pembangunan.
Yang paling penting adalah bagaimana seluruh elemen masyarakat ikut menjaga suasana yang kondusif agar pembangunan Kalimantan Tengah dapat berjalan.
Kita ingin melihat pemerintah hadir di tengah masyarakat. Kita ingin pembangunan benar-benar dirasakan sampai ke pelosok. Kita ingin pendidikan semakin maju, pelayanan publik semakin baik dan ekonomi masyarakat semakin kuat.
Maka, mari kita ukur seorang pemimpin dari hasil kerja, bukan hanya dari kemampuan berbicara.
Sebab rakyat pada akhirnya tidak hidup dari pidato.
Rakyat hidup dari kebijakan yang bekerja dan pembangunan yang nyata.
Untuk itu, kepada seluruh kawan pahari di Kalimantan Tengah, mari kita bersama-sama memberikan dukungan terhadap hal-hal baik yang sedang dikerjakan pemerintah, sembari tetap mengawal dan memberikan kritik yang konstruktif.
Jangan saling menjatuhkan.
Mari kita bersatu membangun Bumi Tambun Bungai agar semakin maju, sejahtera dan bermartabat.
Kita dukung, bukan menjatuhkan.
Kita kawal, bukan menghambat.
Kita bekerja bersama untuk Kalteng.
Salam Isen Mulang!
Yanto E. Saputra
Koordinator Forum Kebangsaan Kalimantan Tengah






