Profil Hensah, Kakanwil Ditjenpas Kalteng: Pernah Pimpin Rutan Kuala Kapuas, Kini Kembali dengan Pengalaman Baru

Profil Hensah, Kakanwil Ditjenpas Kalteng: Pernah Pimpin Rutan Kuala Kapuas, Kini Kembali dengan Pengalaman Baru

Hensah membawa pengalaman memimpin pemasyarakatan di Papua Barat untuk memperkuat pelayanan, keamanan dan pembinaan di Kalimantan Tengah

PALANGKA RAYA — Nama Hensah kembali hadir dalam jajaran pemasyarakatan Kalimantan Tengah. Setelah sebelumnya pernah dipercaya memimpin Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kuala Kapuas, Hensah kini kembali ke Bumi Tambun Bungai dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Kalimantan Tengah.

Hensah resmi dilantik sebagai Kakanwil Ditjenpas Kalteng pada Senin, 8 Juni 2026, di Aula Jusuf Adiwinata, Gedung Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Jakarta. Pelantikan tersebut dipimpin Sekretaris Jenderal Kemenimipas Asep Kurnia. Dalam agenda yang sama, sebanyak 27 pejabat pimpinan tinggi pratama lainnya turut dilantik dan diambil sumpahnya.

Hensah menggantikan I Putu Murdiana, yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Kanwil Ditjenpas Papua Barat. Pergantian tersebut merupakan bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat tata kelola serta pelaksanaan tugas pemasyarakatan di daerah.

Kembali ke Kalimantan Tengah bukanlah pengalaman pertama bagi Hensah.

Jauh sebelum menduduki jabatan sebagai Kakanwil Ditjenpas Kalteng, Hensah pernah menjabat sebagai Kepala Rutan Kuala Kapuas pada periode 2009–2011. Setelah sekitar 16 tahun, ia kembali ke Kalteng dengan pengalaman kepemimpinan yang lebih luas di lingkungan pemasyarakatan.

Sebelum kembali ke Kalteng, Hensah dipercaya menjabat sebagai Kepala Kanwil Ditjenpas Papua Barat. Di posisi tersebut, ia terlibat dalam berbagai agenda penguatan tata kelola, pembinaan sumber daya manusia, pelayanan publik, keamanan serta pemenuhan hak warga binaan.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Hensah dalam menjalankan tugas barunya di Kalteng, wilayah yang memiliki karakter geografis luas serta sejumlah tantangan dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.

Dalam agenda pisah sambut Kakanwil Ditjenpas Kalteng di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (11/6/2026), Hensah memperkenalkan diri sekaligus mengajak seluruh jajaran pemasyarakatan untuk memperkuat kolaborasi.

Baca Juga :  GAPKI Kalteng Perkuat Sinergi Industri Sawit di Borneo Palm Oil Forum 2026

Ia menekankan pentingnya menjaga integritas, meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat pembinaan agar sistem pemasyarakatan semakin profesional serta berorientasi kepada masyarakat.

Komitmen tersebut kemudian terlihat dalam sejumlah agenda awal kepemimpinannya. Hensah antara lain mendorong penguatan deteksi dini untuk menjaga keamanan pemasyarakatan serta membangun koordinasi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Sebagai Kakanwil Ditjenpas Kalteng, Hensah menghadapi sejumlah agenda strategis, mulai dari penguatan keamanan dan ketertiban di lembaga pemasyarakatan, peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan warga binaan, hingga penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.

Kondisi lapas dan rutan, termasuk persoalan kepadatan hunian serta penanganan penyalahgunaan narkotika, menjadi bagian dari tantangan yang membutuhkan koordinasi lintas lembaga. Pada Juni 2026, Kanwil Ditjenpas Kalteng juga memperkuat kolaborasi dengan BNNP Kalteng dalam penanganan penyalahgunaan narkotika dan persoalan kepadatan lapas.

Di sisi lain, Hensah juga membawa perhatian terhadap aspek pembinaan dan penghormatan hak warga binaan. Pengalamannya saat memimpin Kanwil Ditjenpas Papua Barat menunjukkan perhatian pada penguatan SDM, pelayanan yang humanis serta perspektif hak asasi manusia dalam penyelenggaraan pemasyarakatan.

Kembalinya Hensah ke Kalimantan Tengah memiliki arti tersendiri. Ia tidak datang sebagai pejabat yang sepenuhnya baru terhadap karakter wilayah tersebut. Pengalaman memimpin Rutan Kuala Kapuas pada masa sebelumnya menjadi bagian dari perjalanan kariernya sebelum kemudian mendapat kepercayaan memimpin wilayah pemasyarakatan di Papua Barat.

Kini, pengalaman tersebut kembali diuji di tingkat yang lebih luas.

Sebagai Kakanwil Ditjenpas Kalteng, Hensah tidak hanya dituntut mampu menjaga keamanan dan ketertiban lembaga pemasyarakatan, tetapi juga memastikan proses pembinaan berjalan efektif, pelayanan publik semakin baik, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum terus diperkuat.

Tongkat estafet kepemimpinan telah berpindah. Tantangan berikutnya adalah bagaimana Hensah menerjemahkan pengalaman panjangnya dalam pemasyarakatan menjadi kinerja nyata di Kalimantan Tengah.

Kaltengnews.id — Aktual, Cepat, Terpercaya.

Admin