APKASINDO Kapuas Dukung Langkah Kementan Stabilkan Harga TBS, Apresiasi Penindakan Satgas Pangan

KAPUAS, Kaltengnews.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kabupaten Kapuas menyatakan dukungannya terhadap langkah-langkah yang dilakukan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di tingkat petani.
Wakil Ketua DPD APKASINDO Kapuas, Timotius Mahar, SE, menilai kebijakan yang diambil Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman merupakan bentuk respons cepat pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan yang dihadapi petani kelapa sawit, khususnya terkait fluktuasi harga TBS yang berdampak langsung terhadap pendapatan masyarakat.
Menurut Timotius, upaya pemerintah untuk memastikan harga TBS tetap berada pada tingkat yang wajar dan menguntungkan petani merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan sektor perkebunan kelapa sawit nasional.
“Kami mendukung langkah-langkah yang telah diambil Kementerian Pertanian RI di bawah kepemimpinan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam menstabilkan harga TBS di tingkat petani kelapa sawit. Kebijakan ini sangat penting untuk menjaga kesejahteraan petani dan keberlangsungan usaha perkebunan rakyat,” ujarnya, Kamis (12/6/2026).
Selain itu, APKASINDO Kapuas juga memberikan apresiasi terhadap langkah penegakan hukum yang dilakukan Satgas Pangan bersama Kepolisian Republik Indonesia dalam menindak pihak-pihak yang diduga melakukan praktik yang merugikan petani sawit.
Timotius menegaskan bahwa tindakan hukum terhadap oknum maupun pihak tertentu yang diduga bermain dalam tata niaga atau rantai penjualan TBS merupakan bentuk perlindungan negara terhadap hak-hak petani.
“Penegakan hukum menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat. Kami mengapresiasi langkah Satgas Pangan dan Tim Polri yang bergerak cepat dalam menindak pihak-pihak yang diduga melakukan praktik yang dapat merugikan petani kelapa sawit,” katanya.
Ia menambahkan, selama ini petani kerap menjadi pihak yang paling terdampak ketika terjadi ketidakseimbangan dalam rantai distribusi maupun tata niaga komoditas sawit. Karena itu, pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah di lapangan harus terus diperkuat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Sebagai organisasi yang mewadahi petani kelapa sawit, APKASINDO Kapuas menyatakan siap berkontribusi dalam mendukung pengawasan berbagai kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan sektor perkebunan sawit.
Menurut Timotius, sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan organisasi petani menjadi faktor penting dalam memastikan kebijakan yang telah ditetapkan dapat berjalan efektif serta tepat sasaran.
“APKASINDO siap berkontribusi dalam pengawasan setiap kebijakan yang telah diterapkan pemerintah di lapangan. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan instansi terkait demi memastikan kebijakan tersebut berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat bagi petani,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah dapat memberikan kepastian usaha bagi petani sawit serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah sentra perkebunan, termasuk di Kabupaten Kapuas.
Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, APKASINDO optimistis sektor kelapa sawit nasional akan terus berkembang secara berkelanjutan, sekaligus menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat dan daerah.
“Petani sejahtera, sawit Indonesia maju,” pungkas Timotius.
(Red/Kaltengnews.id)






