Komisi II DPRD Kotim Berkomitmen Kawal Stabilitas Harga Sawit

Sampit, Kaltengnews.id – Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menegaskan komitmennya untuk mengawal stabilitas harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit guna melindungi kepentingan petani dan menjaga keberlangsungan sektor perkebunan yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Ketua Komisi II DPRD Kotim, Hj. Darmawati, menyampaikan bahwa fluktuasi harga sawit yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian serius pihak legislatif. Menurutnya, stabilitas harga sangat penting karena berdampak langsung terhadap pendapatan petani dan perputaran ekonomi masyarakat di wilayah perkebunan. Berdasarkan informasi yang diterima, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap mekanisme penetapan harga agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Komisi II akan terus mengawal persoalan ini karena menyangkut kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani sawit yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” ujarnya sebagaimana dikutip dari ANTARA Kalteng.
Darmawati menjelaskan, kelapa sawit merupakan komoditas strategis di Kotawaringin Timur. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, pabrik kelapa sawit, dan petani untuk menciptakan tata niaga yang adil dan transparan.
Selain mengawal stabilitas harga, DPRD juga mendorong agar perusahaan perkebunan mematuhi regulasi terkait pembelian TBS dari petani. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keseimbangan hubungan antara pelaku usaha dan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor perkebunan.
Komisi II DPRD Kotim juga menilai perlunya peningkatan komunikasi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di sektor sawit. Dengan koordinasi yang baik, berbagai persoalan yang berpotensi memengaruhi harga maupun distribusi hasil perkebunan dapat diantisipasi lebih dini.
Di sisi lain, para petani berharap harga sawit tetap berada pada tingkat yang menguntungkan sehingga mampu menopang biaya produksi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga mereka. Stabilitas harga juga dianggap penting untuk menjaga keberlanjutan usaha perkebunan rakyat di tengah dinamika pasar global.
DPRD Kotim memastikan akan terus memantau perkembangan harga sawit di daerah serta menyerap aspirasi masyarakat untuk kemudian disampaikan kepada pihak terkait. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian bagi petani sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang sebagian besar ditopang oleh sektor perkebunan kelapa sawit.
Komisi II DPRD Kotim berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga iklim usaha perkebunan yang sehat dan berkelanjutan, sehingga manfaat ekonomi dari sektor sawit dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Editor: Kaltengnews.id/ig






