Jalan Trans Kalteng Lumpuh! Gorong-Gorong KM 10 Kasongan–Sampit Ambruk

KASONGAN, KALTENGNEWS.ID – Akses utama Jalan Trans Kalimantan ruas Kasongan–Sampit, tepatnya di KM 10 wilayah Desa Telangkah/Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, dilaporkan ambruk pada Minggu (5/7/2026). Peristiwa ini menyebabkan terganggunya arus lalu lintas pada jalur strategis yang menghubungkan wilayah barat dan timur Kalimantan Tengah.
Berdasarkan rekaman video yang beredar dan diterima redaksi, badan jalan di atas konstruksi gorong-gorong mengalami ambles cukup parah. Retakan besar tampak membelah badan jalan di kedua sisi, sementara struktur di bawahnya turun hingga menyebabkan ruas jalan tidak lagi aman dilintasi kendaraan. Sejumlah warga dan pengendara terlihat berhenti untuk menyaksikan langsung kondisi kerusakan tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, kerusakan terjadi pada konstruksi gorong-gorong lama yang berada di ruas Jalan Nasional Tjilik Riwut. Dampak ambruknya struktur tersebut mengakibatkan antrean kendaraan dari arah Kasongan menuju Sampit maupun sebaliknya, karena jalur ini merupakan akses utama transportasi darat di wilayah tersebut.
Mantan Pejabat Pembuat Komitmen (PPTK) Ruas Jalan Kasongan–Sampit Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah, Tirta Jaya, saat dikonfirmasi media ini menjelaskan bahwa konstruksi yang mengalami kerusakan merupakan gorong-gorong yang dibangun sekitar tahun 2004.
“Itu gorong-gorong, bukan box culvert. Dibangun sejak tahun 2004 dan usianya sudah lebih dari 20 tahun,” ujar Tirta Jaya kepada media ini melalui sambungan telepon.
Namun, Tirta Jaya menegaskan dirinya tidak lagi berwenang memberikan penjelasan teknis lebih lanjut karena telah memasuki masa purna tugas. Ia menyarankan agar konfirmasi resmi dilakukan kepada pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah.
Peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan infrastruktur pada koridor Jalan Trans Kalimantan di wilayah Kereng Pangi–Kasongan. Pada September 2025 lalu, ruas jalan nasional di kawasan yang sama juga sempat mengalami putus akibat kerusakan gorong-gorong yang dipicu tingginya debit air, sehingga melumpuhkan aktivitas transportasi dan distribusi logistik di Kalimantan Tengah.
Ruas Kasongan–Sampit sendiri merupakan bagian dari jaringan strategis Jalan Trans Kalimantan yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta aktivitas ekonomi antarkabupaten dan antarprovinsi di Pulau Kalimantan. Gangguan pada ruas ini berpotensi menimbulkan dampak ekonomi dan sosial yang signifikan apabila tidak segera dilakukan penanganan darurat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti ambruknya gorong-gorong, status penanganan darurat, maupun estimasi waktu perbaikan. Aparat kepolisian dilaporkan telah melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Kaltengnews.id masih berupaya memperoleh konfirmasi resmi dari BPJN Kalimantan Tengah terkait langkah penanganan dan rekayasa lalu lintas pascaambruknya gorong-gorong di ruas vital tersebut.






