BPJN Bergerak Cepat, Jalur Kasongan–Kereng Pangi Kembali Dibuka Bergantian

BPJN Bergerak Cepat, Jalur Kasongan–Kereng Pangi Kembali Dibuka Bergantian

KATINGAN, Kaltengnews.id – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah bergerak cepat menangani ambruknya box culvert di ruas Jalan Trans Kalimantan, tepatnya pada jalur Kasongan–Kereng Pangi, Kabupaten Katingan, Minggu (5/7/2026). Setelah dilakukan penanganan darurat, arus lalu lintas di lokasi kini mulai dibuka secara bergantian dengan pengawasan petugas di lapangan.

Peristiwa ambruknya box culvert terjadi sekitar pukul 13.00 WIB di Jalan Tjilik Riwut Km 11, Desa Banut Kalanaman. Kerusakan pada struktur drainase bawah jalan tersebut sempat menyebabkan lumpuhnya akses utama penghubung Kabupaten Katingan dengan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), sehingga antrean kendaraan dari kedua arah mengular hingga beberapa kilometer.

Berdasarkan dokumentasi lapangan BPJN Kalimantan Tengah melalui PPK 1.4, penanganan darurat langsung dilakukan dengan pengerahan material agregat, alat berat, serta rekayasa lalu lintas untuk menjaga konektivitas jalan nasional. Dalam keterangannya, BPJN Kalteng menyatakan bahwa langkah penanganan dilakukan secara cepat guna meminimalisasi dampak terhadap mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Salurkan Daging Kurban Iduladha 1447 H

Petugas juga menerapkan sistem buka-tutup dan pengaturan arus kendaraan secara bergantian. Pengguna jalan diminta untuk mematuhi arahan petugas, memperhatikan rambu-rambu sementara, serta mengutamakan keselamatan selama proses perbaikan berlangsung.

Sebelumnya, sejumlah pengendara yang terjebak antrean mengeluhkan lumpuhnya akses transportasi akibat ambruknya box culvert tersebut. Jalur Kasongan–Kereng Pangi diketahui merupakan salah satu ruas strategis di Kalimantan Tengah yang menghubungkan wilayah barat dan timur provinsi serta menjadi jalur distribusi utama barang dan jasa.

BPJN Kalimantan Tengah memastikan penanganan lanjutan akan terus dilakukan hingga kondisi jalan kembali normal dan aman dilalui seluruh jenis kendaraan. Masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati dan mempertimbangkan penggunaan jalur alternatif apabila terjadi kepadatan arus lalu lintas di lokasi pekerjaan.

Editor: Kaltengnews.id
Sumber: BPJN Kalimantan Tengah, DetikKalimantan, Balai Kementerian PU RI.

Admin