Giwa Govalensa Limbong Lulus Yudisium Tepat Waktu

Giwa Govalensa Limbong Lulus Yudisium Tepat Waktu

Bandung — Giwa Govalensa Limbong, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX, dinyatakan lulus yudisium Program Sarjana Universitas Terbuka dengan predikat memuaskan. Kelulusan tersebut menjadi tonggak penting setelah menjalani perjalanan akademik sekaligus aktif dalam kegiatan sosial dan pendampingan hukum.

Di tengah kesibukannya sebagai mahasiswa, Giwa tercatat aktif sebagai mantan Ketua Pertama BEM GEMA HUTBA. Ia juga menjalankan aktivitas sebagai paralegal dan asisten advokat serta terlibat dalam pendampingan masyarakat yang membutuhkan bantuan hukum.

Pengalaman tersebut mempertemukannya dengan beragam persoalan hukum di tengah masyarakat. Pendampingan yang dilakukan bersama tim dan pendamping hukum menjadi bagian dari proses yang membentuk pemahaman Giwa bahwa penegakan hukum tidak hanya berkaitan dengan aspek aturan, tetapi juga memiliki dimensi kemanusiaan.

Selain bidang hukum, Giwa juga aktif dalam dunia media dan jurnalistik. Aktivitas tersebut dimanfaatkannya untuk menyampaikan informasi, memberikan edukasi, serta membuka akses masyarakat terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sosial.

Bagi Giwa, keberhasilan menyelesaikan pendidikan bukanlah akhir dari perjuangan. Gelar Sarjana Hukum justru dipandang sebagai awal untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar.

“Gelar sarjana ini bukan garis akhir. Justru ini merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus belajar, membantu masyarakat, dan berkontribusi dalam penegakan hukum yang berkeadilan,” ujar Giwa.

Ia juga berpegang pada prinsip Fiat Justitia Ruat Caelum, yang secara umum dimaknai sebagai hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit runtuh.

Baca Juga :  PN Kendal Disorot, Sidang Perkara 93/Pdt.G/2026/PN Kdl Molor 3,5 Jam

Prinsip tersebut menjadi pengingat bagi Giwa bahwa perjuangan menegakkan keadilan membutuhkan keberanian, keteguhan hati, serta integritas dalam menjalankan profesi dan pengabdian kepada masyarakat.

Dengan bekal pendidikan hukum serta pengalaman di bidang pendampingan hukum, sosial, organisasi mahasiswa, dan media, Giwa bertekad melanjutkan kiprahnya secara profesional.

Kelulusan yudisium yang diraih tepat waktu tersebut selanjutnya akan disusul dengan agenda wisuda yang direncanakan berlangsung pada November 2026.

Perjalanan Giwa dari seorang mahasiswa, aktivis organisasi, paralegal dan asisten advokat hingga meraih gelar Sarjana Hukum menjadi bagian dari proses panjang dalam membangun kapasitas dan pengabdiannya.

Kini, dengan gelar S.H., Giwa memasuki babak baru dengan membawa semangat untuk terus belajar, memperjuangkan keadilan, dan memberikan kontribusi bagi masyarakat.

Redaksi 2