Dharma Wira Wijaya, “Rajawali” FERADI WPI di Kancah Nasional

Dharma Wira Wijaya, “Rajawali” FERADI WPI di Kancah Nasional

SURABAYA – Kiprah Dharma Wira Wijaya, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., sebagai salah satu tokoh senior Organisasi Advokat Paralegal (OA) FERADI WPI terus mendapat perhatian. Ketua DPD FERADI WPI Bali sekaligus Dewan Penasihat DPP FERADI WPI tersebut dikenal di lingkungan organisasinya sebagai sosok yang tegas, berani, dan memiliki kepedulian terhadap perjuangan hukum.

Julukan “Rajawali” disematkan kepada Dharma untuk menggambarkan karakter dan kiprahnya dalam menjalankan tugas serta menghadapi berbagai persoalan hukum. Meski berdomisili di Jawa Timur, aktivitasnya disebut tidak terbatas pada satu wilayah dan telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia.

Dalam perjalanan profesionalnya, Dharma disebut pernah menangani beragam perkara yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi, antara lain perkara narkoba, dugaan kriminalisasi, sengketa bisnis, sengketa lahan, perkara waris hingga perselisihan ketenagakerjaan.

Rekan sejawatnya menilai sikap tegas tetap diimbangi dengan kepedulian terhadap sesama.

“Sikap tegas namun peduli tercermin dalam setiap tindakan mereka. Mereka adalah teladan integritas bagi anggota lainnya,” ujar seorang rekan sejawat.

Dharma mengatakan kemampuan dalam menghadapi perkara dan menyusun strategi hukum tidak terlepas dari proses pembelajaran serta pengalaman yang diperolehnya selama berada di FERADI WPI.

Ia secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum DPP FERADI WPI, Advokat Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom., yang disebutnya memberikan pembinaan dan kepercayaan kepada dirinya dalam menjalankan tugas organisasi.

“Saya berterima kasih karena digembleng langsung oleh Paketum Adv. Donny Andretti. Keberanian dan strategi kami adalah hasil pembelajaran dan kepercayaan dari pimpinan organisasi,” kata Dharma.

Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk keberanian, ketelitian, serta kemampuan menghadapi persoalan hukum yang kompleks.

Baca Juga :  Dekranasda Palangka Raya Angkat Produk Lokal ke Panggung Fesyen, Perkuat Daya Saing UMKM

Selain menjalankan aktivitas di bidang hukum, Dharma juga menekankan pentingnya loyalitas dan kontribusi terhadap organisasi. Prinsip tersebut tercermin dalam semboyan yang kerap disampaikannya dalam berbagai kegiatan FERADI WPI.

“Bukan apa yang bisa organisasi berikan padaku, akan tetapi apa yang bisa aku persembahkan untuk memajukan organisasiku tercinta FERADI WPI.”

Semangat tersebut, menurut keterangan yang disampaikan, turut dibawa ketika Dharma melakukan kunjungan dan berinteraksi dengan jajaran DPD maupun DPC FERADI WPI di berbagai wilayah Indonesia.

Posisinya sebagai Ketua DPD FERADI WPI Bali dan Dewan Penasihat DPP FERADI WPI juga membuatnya memiliki peran dalam kegiatan organisasi serta penguatan jejaring di tingkat nasional.

Dharma disebut tidak hanya aktif dalam struktur organisasi, tetapi juga menjalankan aktivitas profesional di bidang hukum. Berbagai pengalaman dalam menangani perkara menjadi bagian dari perjalanan profesionalnya.

Dengan pengalaman tersebut, Dharma berupaya mempertahankan citra FERADI WPI sebagai organisasi yang menempatkan keberanian, integritas, solidaritas, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari perjuangan hukum.

Kiprahnya yang melintasi berbagai wilayah kemudian menjadi salah satu alasan munculnya sebutan “Rajawali”, sebuah simbol keteguhan dan pandangan luas dalam menjalankan pengabdian di bidang hukum.

Catatan Redaksi: Sebagai media yang independen dan berimbang, redaksi membuka ruang hak jawab bagi pihak-pihak yang berkepentingan dengan pemberitaan ini sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Redaksi 2