Zheze Galuh Kembali Viral, Polemik Bika Ambon Ci Mehong Belum Reda

PALANGKA RAYA, KALTENGNEWS.ID – Polemik antara selebgram Palangka Raya, Zheze Galuh, dan pengusaha kuliner asal Jakarta, Ci Mehong, kembali memanas setelah unggahan terbaru di media sosial memicu perdebatan di kalangan warganet.
Melalui akun Facebook pribadinya pada Selasa (16/6/2026), Zheze Galuh kembali menyinggung persoalan Bika Ambon yang sebelumnya menjadi sorotan publik. Dalam unggahannya, ia mengaku hanya menyampaikan apa yang dirasakannya sebagai konsumen.
“Maafkan aku ci kd bisa mendustai diri ini, wadai ku kytu, yg sekrng sdh nyaman, mungkin aku kd beruntung sma lwn yg lain x kena basi. Enak ku katakan enak, basi ku katakan basi, kadang kita jujur dasar salah, tp salah jua ku posting, harus nya ku buang wadai nya,” tulis Zheze dalam unggahannya.
Transkrip bahasa Indonesia, “Maafkan saya, Ci, saya tidak bisa membohongi diri sendiri. Kue yang saya terima memang seperti itu, meskipun sekarang saya sudah merasa lebih tenang. Mungkin saya tidak seberuntung orang lain yang tidak mendapatkan kue dalam kondisi basi. Kalau enak, saya katakan enak. Kalau basi, saya katakan basi. Kadang-kadang kejujuran justru dianggap salah. Namun saya juga merasa salah karena mengunggahnya ke media sosial. Seharusnya kue itu saya buang saja,” tulis Zheze dalam unggahannya.
Pernyataan tersebut sontak kembali menjadi perbincangan publik dan menuai beragam tanggapan. Sebagian netizen memberikan dukungan atas keberaniannya menyampaikan pengalaman sebagai konsumen. Namun, tidak sedikit pula yang menilai persoalan tersebut sebaiknya disampaikan langsung kepada pihak penjual tanpa harus dipublikasikan di media sosial.
Di tengah ramainya perdebatan, muncul pula unggahan dari akun Facebook Perdianson Palangkaraya yang mengkritik tindakan Zheze. Dalam unggahan yang beredar luas, pemilik akun meminta agar setiap keluhan terhadap produk atau pelayanan disampaikan langsung kepada pihak yang bersangkutan agar tidak menggiring opini negatif di ruang publik.
Unggahan tersebut bahkan menyeret nama Kota Palangka Raya dan mengingatkan pentingnya menjaga citra daerah yang selama ini dikenal sebagai kota yang aman, ramah, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal masyarakat Dayak.
Tak hanya itu, tangkapan layar lain yang diduga berasal dari akun Zheze Galuh juga beredar luas. Dalam unggahan tersebut, terdapat kalimat yang mengindikasikan akan adanya lanjutan penjelasan terkait polemik yang sedang berkembang. Unggahan itu semakin memancing rasa penasaran publik dan memicu ratusan komentar dari pengguna media sosial.
Sementara itu, Ci Mehong atau Tjioe Nofia Handayani yang saat ini tengah berada di Palangka Raya untuk memasarkan produk Bika Ambon miliknya juga menjadi perhatian masyarakat. Sosok pengusaha kuliner yang dikenal melalui berbagai konten kuliner viral tersebut sebelumnya telah memberikan tanggapan terkait keluhan yang beredar dan menyatakan terbuka terhadap masukan dari konsumen.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada informasi resmi mengenai penyelesaian persoalan tersebut. Namun perdebatan di media sosial masih terus berlangsung dan menjadi salah satu topik yang paling banyak diperbincangkan warganet di Kalimantan Tengah.
KALTENGNEWS.ID masih berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi sesuai prinsip jurnalistik dan Kode Etik Pers.
(Redaksi KALTENGNEWS.ID)






