Gubernur Resmikan Patung Jenderal Sudirman dan Tambun Bungai di Makodam XXII

Gubernur Resmikan Patung Jenderal Sudirman dan Tambun Bungai di Makodam XXII

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri peresmian Patung Jenderal Sudirman dan Patung Tambun Bungai di Markas Komando Daerah Militer (Makodam) XXII/Tambun Bungai, Palangka Raya, Jumat (17/7/2026). Peresmian tersebut menjadi simbol penguatan semangat nasionalisme, pelestarian nilai budaya Dayak, serta sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat.

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden, perwakilan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah, Kepala BIN Daerah Kalimantan Tengah, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan sirene secara bersama-sama oleh para pejabat yang hadir, dilanjutkan penandatanganan prasasti dan peninjauan langsung kedua patung yang menjadi ikon baru di lingkungan Makodam XXII/Tambun Bungai.

Patung Jenderal Sudirman dibangun sebagai penghormatan kepada Panglima Besar TNI yang dikenal atas perjuangannya memimpin perang gerilya dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Sosok Jenderal Sudirman menjadi simbol kepemimpinan, pengabdian, dan semangat pantang menyerah bagi prajurit TNI maupun generasi penerus bangsa.

Sementara itu, Patung Tambun Bungai merepresentasikan tokoh legendaris masyarakat Dayak, yakni Tambun dan Bungai, yang dikenal dalam cerita rakyat sebagai lambang keberanian, persatuan, serta kegigihan dalam menjaga tanah leluhur. Nilai-nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat pertahanan negara dan pengabdian kepada bangsa.

Baca Juga :  Usai Geledah 13 Lokasi, Polisi Belum Umumkan Tersangka Kasus Batu Bara

Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan bahwa keberadaan kedua patung tersebut tidak hanya menjadi monumen bersejarah, tetapi juga media edukasi bagi masyarakat untuk terus menanamkan nilai patriotisme dan kecintaan terhadap budaya lokal.

“Patung Jenderal Sudirman dan Tambun Bungai menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan, persatuan, serta pengabdian kepada bangsa harus terus diwariskan kepada generasi muda. Nilai-nilai kepahlawanan inilah yang menjadi fondasi membangun Kalimantan Tengah yang semakin maju dan bermartabat,” ujar Agustiar Sabran.

Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan bahwa nama Tambun Bungai yang melekat pada Kodam XXII merupakan representasi identitas dan kearifan lokal masyarakat Kalimantan. Kehadiran kedua patung tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit untuk terus mengabdi kepada bangsa dan negara dengan menjunjung tinggi profesionalisme serta semangat persatuan.

Peresmian itu sekaligus menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, TNI, Polri, dan Forkopimda dalam menjaga stabilitas keamanan, memperkokoh persatuan nasional, serta melestarikan warisan sejarah dan budaya daerah.

Penulis: Irawulan
Editor: Redaksi Kaltengnews.id
Foto: Istimewa/Joko Prabowo
Sumber: Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) Setda Provinsi Kalimantan Tengah.

Admin