Owner PT Kalteng Mentaya Digital Hadiri Pemakaman AJOT di Mulya Agung

KOTAWARINGIN TIMUR – Owner PT Kalteng Mentaya Digital, Samsudin Ekeng, menghadiri rangkaian prosesi pemakaman AJOT, anak dari almarhum Maratin, yang dilaksanakan di Desa Mulya Agung, Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Kamis (24/9/2026).
Kehadiran Samsudin Ekeng berlangsung dalam rangka mengikuti prosesi penghormatan terakhir kepada AJOT. Ia hadir bersama keluarga dan masyarakat yang mengikuti rangkaian kegiatan sejak prosesi pemakaman hingga pelaksanaan ritual Nyorat.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari penghormatan kepada almarhum sekaligus pelaksanaan tradisi adat dan keagamaan masyarakat setempat. Prosesi berlangsung hingga selesai dengan melibatkan keluarga serta masyarakat yang hadir.
Secara administratif, Desa Mulya Agung merupakan salah satu desa di Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur mencatat Kecamatan Antang Kalang memiliki 15 desa, termasuk Desa Mulya Agung.
Dalam tradisi masyarakat Dayak yang menganut Hindu Kaharingan, Nyorat dikenal sebagai salah satu ritual kematian yang dilaksanakan setelah prosesi penguburan. Parisada Hindu Dharma Indonesia menjelaskan, Nyorat merupakan ritual kematian yang diwariskan secara turun-temurun dan berkaitan dengan penghantaran roh menuju alam yang diyakini sebagai tempat tujuan akhir.
Pelaksanaan ritual kematian tersebut memiliki bentuk yang beragam sesuai tradisi masyarakat dan wilayah. Kajian mengenai ritual kematian masyarakat Dayak penganut Hindu Kaharingan juga mencatat bahwa Nyorat dikenal di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, termasuk dalam tradisi masyarakat di kawasan Katingan.
Sementara itu, pemberitaan mengenai tradisi Kaharingan di Kotawaringin Timur menjelaskan bahwa Nyorat dapat menjadi bentuk pelaksanaan ritual yang lebih sederhana dibandingkan Tiwah, sesuai kemampuan dan kesepakatan keluarga yang menyelenggarakannya.
Kehadiran Samsudin Ekeng dalam rangkaian pemakaman tersebut menjadi bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap keluarga almarhum, sekaligus turut menyaksikan pelaksanaan tradisi masyarakat Dayak yang masih dipertahankan di tengah masyarakat Kalimantan Tengah.
Prosesi pemakaman dan Nyorat AJOT di Desa Mulya Agung pada 24 September 2026 berlangsung hingga seluruh rangkaian acara selesai.
Red_2 Kaltengnews.id






