Kapolda Kalteng Pimpin Sertijab Empat Pejabat Strategis, Tegaskan Penguatan Kinerja dan Pelayanan

PALANGKA RAYA – Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol. Iwan Kurniawan, memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) empat pejabat strategis di lingkungan Polda Kalimantan Tengah. Prosesi yang berlangsung khidmat di Gedung Graha Bhayangkara Mapolda Kalteng tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, pembinaan karier, serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Upacara sertijab dihadiri Wakapolda Kalteng, Irwasda, para pejabat utama Polda Kalteng, pengurus Bhayangkari Daerah Kalimantan Tengah, serta para Kapolres jajaran.
Dalam amanatnya, Kapolda menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan. Pergantian pejabat diharapkan mampu menghadirkan semangat baru, memperkuat soliditas organisasi, serta meningkatkan profesionalisme personel dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi dan pengabdian selama menjalankan tugas di Polda Kalimantan Tengah. Kepada pejabat yang baru dilantik, ia berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah tugas, serta mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi institusi kepolisian.
“Mutasi jabatan merupakan bagian dari pembinaan organisasi dan karier personel. Saya berharap pejabat yang baru dapat segera beradaptasi, bekerja secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Kapolda dalam amanatnya.
Melalui rotasi jabatan tersebut, Polda Kalimantan Tengah berharap kinerja organisasi semakin optimal, khususnya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), meningkatkan penegakan hukum, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Sertijab ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada para pejabat yang melaksanakan alih tugas, disaksikan seluruh peserta upacara sebagai simbol estafet kepemimpinan dan komitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.(Red/






