Basriyanto, “The Dragon XXII” FERADI WPI yang Peduli Pencari Keadilan

Basriyanto, “The Dragon XXII” FERADI WPI yang Peduli Pencari Keadilan

Klaten, Kaltengnews.id — Basriyanto, S.H., C.PFW., C.MDF., C.JKJ., C.FTAX., dikenal sebagai salah satu pengurus pusat Organisasi Advokat Paralegal FERADI WPI yang memiliki peran strategis dalam organisasi. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum XXII DPP FERADI WPI dan mendapat julukan “The Dragon XXII of FERADI WPI.”

Basriyanto disebut aktif dalam berbagai kegiatan organisasi, termasuk memberikan dukungan kepada jajaran DPD dan DPC FERADI WPI di sejumlah daerah. Selain menjalankan tugas organisasi, ia juga disebut memberikan pendampingan dan dukungan kepada anggota yang menangani perkara hukum, termasuk perkara yang bersifat pro bono.

Dalam kiprahnya di bidang hukum, Basriyanto disebut pernah terlibat dalam penanganan sejumlah perkara dengan karakteristik beragam, mulai dari perkara narkotika, sengketa bisnis, sengketa penguasaan lahan, hingga perkara waris.

Namun, berbagai klaim mengenai keberhasilan penanganan maupun penyelesaian perkara tersebut merupakan bagian dari keterangan yang disampaikan dalam materi pemberitaan dan tidak seluruhnya disertai rincian putusan atau dokumen perkara yang dapat diverifikasi secara independen.

Di lingkungan FERADI WPI, Basriyanto juga dikenal sebagai sosok yang menekankan keberanian, ketegasan, sekaligus kepedulian terhadap anggota organisasi dan masyarakat pencari keadilan.

Ia disebut kerap memberikan arahan kepada anggota agar tetap berpegang pada prinsip hukum dan tidak mudah gentar dalam menghadapi persoalan.

“Kita tidak boleh takut dan gentar terhadap manusia siapapun, akan tetapi kita harus mengandalkan PUSAT,” demikian pesan yang disampaikan Basriyanto dalam konteks pembinaan anggota.

Selain aspek profesional, Basriyanto juga disebut memberikan perhatian kepada masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi dalam memperoleh pendampingan hukum. Sejumlah anggota organisasi dikabarkan mendapatkan bimbingan dalam menangani perkara secara pro bono.

Baca Juga :  Ketum FERADI WPI Bagikan Kesaksian Rohani, Mazmur 91:7-9 Jadi Penguatan Hadapi Berbagai Tekanan

Basriyanto mengakui bahwa kemampuan dalam membedah perkara-perkara kompleks tidak terlepas dari proses pembinaan di internal organisasi, khususnya dari Ketua Umum DPP FERADI WPI, Advokat Donny Andretti, S.H., S.Kom., M.Kom.

“Saya berterima kasih karena digembleng langsung oleh Paketum Adv. Donny Andretti. Keberanian dan strategi yang saya terapkan adalah hasil pembelajaran dan kepercayaan dari pimpinan organisasi,” demikian kutipan yang tercantum dalam materi keterangan.

Peran Basriyanto di FERADI WPI kemudian tidak hanya ditempatkan pada aspek penanganan persoalan hukum, tetapi juga pada penguatan organisasi di tingkat daerah. Kunjungan dan komunikasi dengan jajaran DPD maupun DPC disebut menjadi bagian dari upaya menjaga konsolidasi serta pengembangan organisasi.

Bagi pencari keadilan yang membutuhkan pendampingan, keberadaan organisasi bantuan hukum dan advokat menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan akses terhadap proses hukum tetap terbuka, termasuk bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi.

Catatan Redaksi: Kaltengnews.id berupaya menyajikan informasi secara berimbang dan independen. Klaim mengenai rekam jejak, penanganan perkara, maupun keberhasilan hukum dalam tulisan ini bersumber dari materi dan keterangan yang diterima redaksi. Redaksi membuka ruang hak jawab atau klarifikasi bagi pihak-pihak yang berkepentingan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Redaksi 2