Air Bersih Bantuan Gubernur H. Agustiar Sabran Tiba di Desa Buhut Jaya, Kapuas Tengah

KAPUAS, KALTENGNEWS.ID – Bantuan air bersih dari Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom. akhirnya tiba di Desa Buhut Jaya, Kecamatan Kapuas Tengah, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Rabu malam (16/9/2026) sekitar pukul 21.00 WIB.
Tangki air bersih tersebut menempuh perjalanan darat dari Kota Palangka Raya menuju Desa Buhut Jaya dengan jarak sekitar 254 kilometer. Perjalanan dilakukan sebagai bagian dari upaya penanganan dampak musim kemarau yang menyebabkan masyarakat di sejumlah wilayah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Kedatangan bantuan air bersih dari Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom. menjadi hal yang telah dinantikan masyarakat Desa Buhut Jaya, khususnya warga yang terdampak kekeringan dan membutuhkan air untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk air minum.
Tangki berisi air bersih tersebut setibanya di Desa Buhut Jaya langsung berada di kediaman Kepala Desa Buhut Jaya untuk selanjutnya dikoordinasikan penyalurannya kepada masyarakat yang membutuhkan.
Tokoh masyarakat setempat, Beset Toni Nanjan alias Bapa Dekrin, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas perhatian Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom. terhadap kondisi masyarakat Desa Buhut Jaya.
“Kami mengapresiasi perhatian dan bantuan Bapak Gubernur Kalimantan Tengah kepada warga Desa Buhut Jaya secara umum dan khususnya warga RT 01 Desa Buhut Jaya,” ujarnya.
Menurut Beset, masyarakat yang paling terdampak kondisi kemarau saat ini berada di wilayah RT 01. Secara geografis, wilayah tersebut berada di bagian ujung Desa Buhut Jaya dan merupakan kawasan yang dihuni masyarakat asal desa tersebut.
Berdasarkan pendataan yang dilakukan, terdapat sekitar 55 KK di RT 01 yang membutuhkan pasokan air bersih, terutama untuk kebutuhan minum.
Beset menjelaskan, kondisi Sungai Buhut saat ini mengalami penyusutan debit air. Kondisi tersebut menyebabkan masyarakat semakin kesulitan mendapatkan sumber air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selain debit air yang menurun, menurutnya, sampah yang terbawa dari bagian hulu juga menumpuk di sejumlah titik aliran Sungai Buhut di wilayah RT 01.
Karena itu, dirinya berharap bantuan air bersih yang telah diberikan Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom. dapat dialokasikan kepada masyarakat RT 01 yang berdasarkan pendataan membutuhkan pasokan air bersih.
“Hal ini sudah kami sampaikan sebelumnya kepada Kepala Desa, sesaat setelah tangki air tersebut tiba,” ungkapnya.
Beset menambahkan, persoalan kebutuhan air bersih tersebut juga telah dibicarakan bersama mantir adat Desa Buhut Jaya, termasuk pendataan warga yang nantinya akan menerima bantuan.
Sebagai tokoh masyarakat setempat, Beset juga berharap perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah Desa Buhut Jaya dapat turut mengambil bagian dalam membantu masyarakat menghadapi krisis air bersih selama musim kemarau.
Menurutnya, bantuan langsung dari perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut akan sangat membantu masyarakat sekaligus dapat mengurangi beban pemerintah daerah dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, mengingat jarak Desa Buhut Jaya dari Kota Palangka Raya cukup jauh.
“Sebenarnya kami berharap bantuan air bersih dapat diberikan langsung oleh pihak perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Buhut Jaya, sehingga tidak terlalu membebani pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang domisilinya cukup jauh dari desa kami,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya terdapat upaya dari pihak perusahaan untuk membantu mengatasi persoalan air bersih ketika musim kemarau, salah satunya melalui pembangunan bendungan di sekitar Desa Buhut Jaya.
Namun, menurut Beset, kondisi bendungan tersebut saat ini belum dapat berfungsi secara optimal karena debit air juga mengalami penurunan.
Hingga berita ini diterbitkan, Kaltengnews.id masih menunggu keterangan resmi dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah Desa Buhut Jaya, yang sebagian bergerak di sektor pertambangan batu bara, terkait langkah penanganan kebutuhan air bersih masyarakat.
Keterangan resmi mengenai kendala maupun kebijakan perusahaan dalam menyalurkan bantuan air bersih kepada warga belum diperoleh.
Kaltengnews.id membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi pihak perusahaan guna menjaga keberimbangan informasi serta memenuhi kaidah jurnalistik dalam pemberitaan.
Di sisi lain, masyarakat menyampaikan apresiasi kepada Sigit Widodo yang dinilai telah merespons dengan cepat keluhan masyarakat Desa Buhut Jaya mengenai kebutuhan air bersih.
Kedatangan bantuan air bersih dari Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.I.Kom. diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat kondisi kemarau.
Masyarakat juga berharap bantuan tersebut dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada warga yang telah didata dan benar-benar membutuhkan.
Persoalan ini diharapkan menjadi perhatian bersama, sehingga pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dapat berkolaborasi dalam menghadapi dampak musim kemarau serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih, tetap terpenuhi.
KALTENGNEWS.ID | Cepat, Akurat dan Terpercaya






