Komisi III DPR Desak Pengusutan Tuntas Penyerangan Polisi di Katingan

Komisi III DPR Desak Pengusutan Tuntas Penyerangan Polisi di Katingan

PALANGKA RAYA – Tragedi penyerangan terhadap anggota kepolisian saat operasi pemberantasan narkoba di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, mendapat perhatian serius dari Komisi III DPR RI. Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus yang mengakibatkan gugurnya seorang anggota Satresnarkoba Polres Katingan tersebut.

Peristiwa nahas itu terjadi saat tim Satresnarkoba Polres Katingan melakukan operasi penindakan terhadap dugaan jaringan peredaran narkotika di wilayah Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan. Dalam pelaksanaan tugas tersebut, aparat kepolisian dilaporkan mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang diduga terkait dengan jaringan pelaku narkoba.

Akibat insiden tersebut, anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhi Perdana Putra, dilaporkan gugur saat menjalankan tugas. Sementara itu, dua anggota lainnya, yakni Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, sempat dilaporkan hilang dan menjadi fokus pencarian oleh tim gabungan.

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya anggota Polri dalam menjalankan tugas negara.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya anggota Polri dalam menjalankan tugas pemberantasan narkoba. Almarhum telah menjalankan tugas negara dengan penuh dedikasi demi melindungi masyarakat dari bahaya narkotika,” ujar Habiburokhman, sebagaimana dikutip dari sejumlah pemberitaan nasional, Jumat (4/7/2026).

Habiburokhman juga meminta Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo beserta jajaran Polda Kalimantan Tengah untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan menindak seluruh pelaku sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami meminta agar seluruh pelaku yang terlibat dalam penyerangan terhadap aparat penegak hukum diproses secara tegas sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Selain itu, Komisi III DPR RI juga meminta aparat kepolisian memaksimalkan upaya pencarian terhadap anggota yang dilaporkan hilang serta memastikan penanganan kasus dilakukan secara transparan dan profesional.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Revitalisasi Eks PLG Kalteng, Satu Juta Hektare Lahan Kembali Jadi Prioritas

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Mabes Polri melalui Bareskrim Polri turut memberikan dukungan dalam proses penyelidikan, pengejaran terhadap para pelaku, serta pencarian anggota yang dilaporkan hilang. Aparat gabungan juga terus melakukan penyisiran di lokasi kejadian dan sekitarnya.

Peristiwa ini menambah daftar panjang risiko yang dihadapi aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Indonesia. Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan dan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat masih terus berlangsung.

Sumber: Pernyataan Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, rilis dan perkembangan penanganan kasus oleh Polri, Jumat (4/7/2026).

Admin

Tinggalkan Balasan